Berbagi informasi terbaru tentang dunia musik, olahraga dan pengetahuan pengetahuan lainnya
BILA RENDY TERDEPAK, KOALISI SIAPKAN RENCANA B
PALU (12/1) - Partai-partai yang berkoalisi mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Rendy Lamadjido-HB Paliudju telah menyiapkan rencana lain, bila akhirnya DPP PDIP tidak mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan tersebut. Rencana B itu tetap mengusung paket Rendy-Paliudju. Hal itu dikatakan Ketua PBR Sulteng Rusli Dg Palabbi yang dihubungi koran ini, tadi malam. Dia ditanya sikap partai koalisi menanggapi belum keluarnya rekomendasi DPP PDIP untuk Rendy dan Paliudju.
Rusli mengakui telah mendapat informasi bahwa di internal PDIP masalah rekomendasi terhadap Rendy belum clear. Kata Rusli, PBR serta partai mitra koalisi yakni PKPI dan PDS masih berharap DPP PDIP dapat mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan yang mereka usung tersebut.
Bagaimana bila rekomendasi yang ditunggu-tunggu itu tidak keluar juga? Rusli mengatakan koalisi memang sudah menyiapkan rencana lain atau rencana B dengan tetap mengusung paket Rendy-Paliudju. ‘’Ya, yang jelas komitmen kita Rendy tetap maju. Terkecuali beliau mundur tentu kami juga akan menentukan pilihan lain,’’ kata anggota DPRD Sulteng ini.
Salah seorang sumber di PKPI juga membenarkan bahwa ada rencana lain dari partai koalisi bila Rendy tak dapat rekomendasi. Kata sumber tersebut koalisi akan menggandeng partai-partai lain seperti PAN dan PKS. Selengkapnya...
POLISI TANGKAP DUA PENGEDAR SABU
KAPOLDA: ISU SMS PENCULIKAN MANUSIA TIDAK BENAR
PALU, 12/1 – Isu pesan singkat (SMS) berisi penculikan manusia dengan sasaran organ tubuh manusia yang marak beredar di masyarakat Sulawesi Tengah, dengan mengatasnamakan polisi mendapat perhatian dari Kapolda Sulteng Brigjen Pol Dewa Made Parsana.
Kapolda Dewa Parsana mengatakan, Selasa (11/1) menegaskan isu SMS itu tidak berasal dari polisi. Polisi tidak pernah mengeluarkan SMS meresahkan warga, dan SMS itu diduga disebarkan pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang ingin membuat warga resah.
Pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan, bahkan razia-razia dari ciri-ciri yang orang disebutkan dalam SMS, ternyata tidak ditemukan fakta. "Semua itu hanyalah ulah dari oknum yang tidak bertanggungjawab, yang ingin meresahkan warga sehingga timbul saling kecurigaan warga," kata Kapolda via Ponsel.
Kapolda juga mengimbau, agar masyarakat yang menerima SMS tersebut tidak langsung mempercayai isinya sehingga bisa menimbulkan aksi main hakim sendiri terhadap hal-hal yang dicurigai. "Ini hanya SMS ingin membuat warga resah. Masyarakat diharapkan berpikir positif dan tidak terprovokasi dengan SMS-SMS meresahkan dengan melakukan tindakan-tindakan main hakim sendiri," jelas Kapolda.(bp017/BP010) Selengkapnya...
ISU PENCULIKAN ANAK, MOBIL PLAT DN DILEMPAR WARGA
penasaran, baca aja deh ndak nyesal DIJAMIN Selasa, 11 Januari 2011 13:11
PALU (11/01) - Isu penculikan anak yang beredar lewat SMS, akhirnya memakan korban. Sejumlah kendaraan dengan kode polisi DN (Sulawesi Tengah) menjadi sasaran amuk warga di Desa Wonggarisi Tengah, Kecamatan Lemito (Popayato), Provinsi Gorontalo.
Matindas J. Rumambi, salah seorang warga Palu yang baru kembali dari liburan di Manado, Sulawesi Utara, kepada media ini melalui telepon mengaku, kaca depan mobilnya hancur berantakan karena dilempar warga.
"Tanpa ditanya, tanpa ada penjelasan, mobil saya dilempar hingga kaca depannya hancur. Nanti setelah kejadian baru ada penjelasan bahwa gara-gara adanya SMS yang berisikan tentang penculikan anak," kata Janus Rumambi yang juga Ketua PDI Perjuangan Kota Palu itu.
Saat berita ini ditulis Janus Rumambi sedang dalam perjalanan ke Palu. Kaca mobilnya akhirnya diganti dengan plastik bening. "Saya terpaksa mengganti kaca depan dengan plastik bening supaya bisa sampai ke Palu. Inilah kenyataannya, negara gagal menjamin keamanan terhadap warganya," kata Janus Rumambi.
Seperti diketahui, saat ini beredar SMS yang tidak diketahui asal muasalnya mengenai penculikan 400 orang. Isi SMS lengkapnya adalah: Pesan dari Bapak Kapolsek Bunta, tolong sebarkan ke semua orang sms ini. Kejadian nyata dan jangan diremehkan, ada orang-orang mencari korban sebanyak 400 orang tua, muda anak-anak. harap menyebarluaskan sms ini demi keselamatan masyarakat.
Informasi yang berkembang di masyarakat Popayato bahwa penculiknya menggunakan mobil berplat nomor DN. Lantaran itu, mereka mencegat dan melempari semua kendaraan pribadi berplat DN. Sejauh ini, pihak kepolisian setempat belum dapat dikonfirmasi.
Selengkapnya...


